Menangis tidak menandakan anda lemah, sejak lahir menangis adalah tanda bahwa anda hidup, menangislah untuk merasakan kehidupan ini. Setiap tetesan air mata yang jatuh, adalah berlian pelajaran kehidupan anda.
ini postinganku 2 tahun lalu,
“Tepat tanggal 18-4ini,usiaku genap berusia 18 tahun.
4 hari lagi aku akan tampil di Sabuga untuk merayakan DNke36 yang ke 2 Xusia ku (2X18= 36)”
Tahun ini mari kita coba hubung2kan lagi ya.
18 (tgl lahir) + 2 = 20 (tgl pagelaran), 20 (tgl pagelaran) + 18 (tgl lahir)= 38 (DN ke 38).
Hahaha, semoga acaranya sukses.
Sedikit bercerita ttg ulangtahun. Sudah 3 tahun ini, ulang tahunku tidak dirayakan oleh ayah mama dan adik. Namun, dirayakan oleh mereka yang telah menjadi bagian dari hidupku saat ini.
Mulai dari ulang tahun yang ke 18 hingga 20, selalu mereka yang merayakan. Mereka benar-benar,selalu membuat hal yang tak pernah terduga. Dan cara mengungkapkan rasa sayangnyapun, berbeda. Ya pastinya, aku sangat sayang pada mereka. :*
Namun di ulang tahun yang ke-20 ini, ada yang berbeda, sudah tidak hanya mereka yang mengisi semua ini, tapi ada mereka yang baru, mereka yang sangat aku sayangi, dan mereka yng punya cara beda untuk mengungkapkannya.
20 tahun bgitu terasa berbeda, bnyak sekali kejutan yg benar-benar sukses membuatku merasa menjadi orang terkenal dan tentunya malu. ya, mungkin ini lah cara mereka mengungkapkannya. Meskipun sempat sakit hidung dan kacamata patah, karena susuatu dari MEREKA SEMUA, tapi aku akui aku senang dan bangga telah memiliki MEREKA SEMUA yang selalu sayang padaku.
Sungguh aku sayang MEREKA SEMUA,
Terimakasih banyak telah membuat awal usia 20 ini begitu terasa cetar dan sensasional.
Benar-benar tidak bisa dilukiskan dengan kata2, bagaimana rasanya menginjak usia kepala 2. Semoga 20 tahun waktu yang aku lewati hidup didunia ini tidak sia-sia dan bisa menjadi manusia yang lebih baik lagi diusia yang baru ini.
Terimakasih untuk kedua orang tuaku, yang telah memberikan dan menjadikanku memiliki kanvas kehidupan, yang akan diisi oleh lukisan dan tulisan kenangan dan pelajaran.
Terimakasih untuk orang-orang yang ada disekitarku yang telah menggoreskan tinta dan warna pada pola lukisan di kanvas kehidupan i, yang membuat kanvas kehidupan ini menjadi lukisan kenangan dan pelajaran hidup.
Terimakasih ayah mama, yang selalu memberikan pola lukisan yang nantinya akan diwarnai oleh orang2 yang ada disekelilingku.
Terimakasih mama ayah, yang selalu menghapus goresan tinta dan tetesan tinta yg jatuh tidak pada polanya.
Terimakasih ayah mama, yang selalu menjaga kanvas ini untuk tetap menjadi lukisan dan tulisan yang indah.
Namun, mohon maaf mama dan ayah, aku masih belum bisa menjaga kanvas ini menjadi lukisan dan tulisan yang indah tanpa ada noda disekelilingnya. bukan mereka disekitarku yang tidak tepat memberi warna pada pola dilukisan ini, tapi aku yang seutuhnya belum bisa menjadikan kanvas kehidupan ini menjadi lukisan dan tulisan yang layak untuk dipandang indah.
Terimakasih Tuhan, atas kesempatan untuk kembali menjaga kanvas ini, agar kelak menjadi lukisan dan tulisan yang indah.
Terimakasih tuhan, telah memberikanku ayah mama yang selalu membersihkan kanvas ini agar lukisan dan tulisan nan indah itu kelak benar adanya.
Terimakasih tuhan, telah memberikanku orang2 yg akan menggoreskan tinta dan mewarnai kanvas ini.
Terimakasih untuk doa yang telah diberikan oleh yang selalu menyayangiku. Semoga doa-doa kalian semua benar adanya membuatku menjadi manusia yang lebih baik diusia yang baru ini.
tidak tahu ingin menulis apa, tapi tangan ini sangat gatal ingin menulis sesuatu. meluapkan ada yang dikepala. Entah kenapa, semua ini terasa amat mengganggu, akhirnya hnya ingin menulis pesan untuk engkau yang ingin berubah.
“Jangan pernah biarkan pikiranmu melayang untuk memikirkan hal yang sebenarnya bukan menjadi kapasitas dan kapabilitasmu atau bahkan semua itu hanya membuatmu gila”
Dan akhirnya, memang benar adanya pepatah ilmu padi. Pepatah yang mengatakan, “belajarlah pada padi, makin berisi makin merunduk”
captured by : my brother
Bunga mekar nan elok dan indah, suatu saat akan layu dan gugur ketika menjadi putik buah adalah mengandung manfaat nan lebih baginya.
captured by : My brother
Tetesan embun yang akan jatuh pada waktunya, disaat tak ada lagi bagian ranting yang mampu menahannya.
captured by: My Brother
Begitu hina dan rendahnya seorang manusia, yang merasa dengan segala kelengkapan yang telah diberikan oleh Tuhan, namun tidak pernah berbuat sesuatu dan bahkan tidak pernah bersyukur atas apa yang telah dimilikinya.
Bersyukur atas apa yang telah dimiliki dan jangan pernah merasa rendah, orang yang rendah adalah orang yang tidak pernah bersyukur.